Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa
selalu membutuhkan semua hal yang terbaik, mereka hanya berfikir bagaimana
mencipta semua hal menjadi terbaik bagi mereka, yang berlalu dalam hidupnya.
Cinta dimulai dengan
sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan sebuah kecupan, dan berakhir dengan air
mata. Ketika kita dilahirkan, kita menangis begitu kerasnya, sementara
orang-orang di sekeliling kita tersenyum bahagia. Ketika kita meninggalkan
hidup maka, kita adalah pihak yang tersenyum begitu bahagia… Sementara orang di
sekeliling kita menangis.
Memang menyakitkan ketika
kita mencintai seseorang, namun ia tak membalasnya, tetapi yang lebih
menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat
menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.
Banyak orang bilang, cinta begitu sulit ditebak. Ia
bagaikan burung yang menari-nari di sekeliling kita, mengepakkan sayapnya yang
penuh warna, memikat dan menarik hati kita untuk menangkapnya. Saat kita begitu
menginginkan cinta dalam genggaman, ia terbang menjauh, namun kita tidak
mengharapkannya, cinta hadir tanpa diundang. Kitapun tidak bisa memaksakan
cinta sekehendak hati kita. Memang cinta adalah fenomena hati yang sulit
dimengerti.
Sebenarnya kita tidak perlu memeras otak terlalu keras
untuk mengerti cinta, bahkan semakin keras kita memikirkan cinta, maka semakin
lelah pula kita. Cinta adalah untuk dirasakan, bukan dipikirkan. Yakinlah bahwa
cinta yang kita inginkan akan datang pada saat yang tepat. Namun bukan berarti kita hanya duduk menanti cinta itu datang.
Sebarkanlah cinta, pada
keluarga, sahabat-sahabat kita, dan sesama. Dengan memberikan cinta, maka kita
telah ‘mengundang’ cinta untuk datang kepada kita. Kita hanya perlu membuka
hati untuk menerimanya. Biarkan kecantikan hati kita memancar, mempesona
cinta-cinta yang terbang di sekeliling kita untuk akhirnya hinggap dan
bersemayam di hati kita selamanya.
© Open your heart, then
it will find its own way ©
Comments
Post a Comment